Jambu Air Baru

Jambu air setinggi 50 cm dalam polibag berderet rapi di salah satu greenhouse Taman Wisata Mekarsari (TWM), Cileungsi, Bogor. Buah ranum di cabang seketika mencuri perhatian. Sosok menarik berwarna hijau dengan ujung kemerahan. Tiap dompol berisi 3-4 buah kian membuat mata enggan mengalihkan pandang.

Dengan bobot 150 gram per buah, anggota famili Myrtaceae itu terlihat bongsor. Kulit mulus mempercantik bentuk buah yang membulat tanpa pinggang. Pangkal dekat tangkai datar, tidak meruncing seperti jambu air kebanyakan. Saat matang, ujung buah merekah dan warnanya jadi merah muda kecokelatan. TWM menyebutnya mutiara pink. Dinamai mutiara lantaran kulitnya halus mulus bak mutiara, mirip varietas black pearl asal Thailand. Embel-embel pink merujuk warna buah matang yang merah muda.

Bentuk membulat mengingatkan pada sosok red rose apple dari Thailand. Namun, warnanya lebih mirip varietas king rose apple. Syzigium samarangense itu tidak meninggalkan sensasi asam sedikit pun. Tekstur renyah dengan kadar air tinggi. Mayoritas tidak berbiji, meski biji muncul pada beberapa buah.

Mutiara pink berbuah dua kali setahun. Bunga mulai muncul pada akhir musim hujan, sekitar Maret-April. Buah pertama dapat dinikmati pada Mei-Juni. Setelah itu bunga dan buah terus bermunculan. Namun, puncaknya pada akhir musim kemarau atau Septembe r-Oktober, saat panen raya kedua. Di musim hujan tetap bisa berbuah tapi kurang manis. Itu lantaran kadar air buah tinggi sedang kadar gula tetap, kata Wilma, pakar tanaman buah TWM.
Seleksi

Buah mutiara pink yang besar dan berkulit mulus bukan tanpa campur tangan. Staf TWM melakukan seleksi buah dan pembrongsongan untuk meningkatkan kualitas. Seleksi dilakukan saat pentil. Buah cacat atau bentuknya tidak sempurna dibuang. Penjarangan itu menjadikan pasokan nutrisi ke setiap buah lebih banyak. Hasilnya, bobot dan tingkat kemanisan meningkat.

Lazimnya jambu air, mutiara pink juga rentan serangan lalat buah. Untuk mengatasinya, buah dibrongsong menggunakan plastik transparan sehingga kondisi buah gampang dikontrol. Keuntungan lain, dengan brongsong kulit buah jadi cerah karena proses pematangan, bukan oleh pengaruh sinar matahari.

Semula TWM memiliki 2 pohon induk. Pohon itu sudah ada sebelum TWM didirikan pada 1994. Ketika pohon mulai belajar berbuah, hasilnya mengejutkan. Tanpa perawatan memadai, kualitas buah sangat baik dan produktif. Oleh karena itulah, 3 tahun lalu mutiara pink diperbanyak dengan cara sambung pucuk.
Punya rival?

Nun di Surabaya, diam-diam seorang warga Kota Pahlawan menyimpan jambu air istimewa. Sosoknya juga bongsor dan berwarna semburat merah. Bobot jambu air milik Eddy Pattipeilohy dapat mencapai 120 g per buah. Warna merahnya lebih pucat ketimbang mutiara pink TWM yang merah muda kecokelatan. Manisnya melebihi jambu air kebanyakan, meski masih ada rasa masam yang tercecap.

Sama seperti TWM, Eddy melakukan seleksi agar buah bongsor. Sebelum bunga menjadi pentil, bunga di tengah dompol-biasanya terdiri dari tiga bunga-dibuang. Tujuannya agar bunga tersisa mendapat pasokan nutrisi lebih banyak. Buah juga dibrongsong dengan plastik. Kini tinggal para hobiis menentukan pilihan. Ingin mutiara pink atau rivalnya? (A. Arie Raharjo/Peliput: Kiki Rizkika)

5 Tanggapan so far »

  1. 1

    koryati said,

    saya ingin bertanya, bagaimana kalau tanaman rambutan itu berasal dari biji, apakah bisa ditanam di pot dan apaka*h caranya sama dengan rambutan okulasi, mohon diberi penjelasan, terima kasih.

  2. 2

    koryati said,

    saya mennm jambu air sudh pernah berbuah .manis sekali buahnya, tp sekrng tdk berbuah lg mlh kena hama berupa ulat smpai daunnya bolong2.Apa yg hrus saya lakukan untk mengatasi hama tsb dan apakah sy bertindak slh ?krn sy memangks dahan2 yg berulat itu?Bgmn caranya agar pohon jambu itu tumbuh kembang lg?Mohon penjelsn, terima kasih.

  3. 3

    H sitepu said,

    saya membudidayakan jambu air varian rose king sekitar 25 batang tapi saya masih sedikit agak buta tentang varian ini ada ngga buku panduan yg bisa saya beli untuk jenis tanaman ini?

  4. 4

    Nice blog here! Additionally your site rather a lot up very fast!
    What web host are you the use of? Can I am getting your affiliate hyperlink in your host?
    I wish my site loaded up as quickly as yours lol

  5. 5

    Nice response in return of this query with real arguments
    and explaining all on the topic of that.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: