Aku adalah

Aku dan Putra Sulungku Hallo, apa kabar ?
sesuatu yg sangat enjoy utk dikerjakan itu namanya hobi. Hobiku adalah berkebun. Oh ya, perkenalkan, Mukti (sebut saja namaku begitu). Aku cah ndeso yg kesasar hidup di bilangan KPR di sebuah kawasan di Bekasi. Aku menyalurkan hobiku dg berkebun buah-buahan di dalam pot. nama kerennya TaBuLamPot.

Rumahku di Bekasi, kalah luas dg dapur orang tuaku di desa. Memang, tanah adalah persoalan serius di kota. Sedangkan sebagai cah ndeso berkebun adalah kegiatan sehari-hari. Nah, itulah masalahnya. Dengan segala keterbatasan dan kemudahan kota, Aku rindu dg suasana dan kegiatan di desa dulu. dan …eng…ing…eng…Solusinya adalah TaBuLamPot.

Ini adalah catatan mengenai kegiatanku bereksperimen dengan TaBuLamPot. Semoga bermanfaat.

Mari Berkebun TaBuLamPot…

Salam Fuuuntastiiic…!

Mukti Prayitno

24 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    heru berkata,

    12 Januari, 2007 @ 9:30 am

    Salam kenal mas mukti,

    Tulisannya tentang tabulampot menarik..bisa di jadikan referensi untuk berkebun di kota.

  2. 2

    helgeduelbek berkata,

    3 Februari, 2007 @ 5:14 pm

    Terimakasih banyak manfaat yang saya dapat dengan membaca artikel di blog ini.

  3. 3

    Mbak Tiek berkata,

    4 Februari, 2007 @ 5:48 am

    Salam kenal, ini mbak Tiek. Saya tinggal ditanah sebrang.
    Pulau yang tak tinggali sekarang ini udaranya hampir sama dengan desaku dulu. Hanya saja, tanahnya tak sesubur itu, habis adanya cuma lava dingin sih.
    Jadi yah, lava tadi digebuki sampai remuk, supaya bisa ditanami. Padahal hobiku juga bercocok tanam. Boleh enggak tanya, bagaimana cara okulasi nangka. Katanya hal ini tak mudah karena selalu mengeluarkan latex.
    Makasih yah dik Cah Ndeso.

  4. 4

    Zulfikar Chaniago berkata,

    8 Februari, 2007 @ 12:15 pm

    Terima kasih banyak mas mukti karena telah menyediakan blog ini. Secara diam-diam saya jadikan sebagai referensi untuk menunjang kegemaran saya.
    Sudah lupa awalnya, entah gimana saya bisa nyasar sampai di blog ini.
    Tapi ngga apalah, malah saya senang mendapat banyak referensi mengenai tabupampot disini.
    Kegemaran kita mirip rupanya, tidak persis tapi masih dalam kategori bercocok tanam. Saya tidak punya lahan yang cukup luas untuk menyalurkan kegemaran ini. Selain tabupampot, tanaman hias, tanaman obat, tanaman kebun dsb. juga saya tekuni.
    oh ya, pupuk organik cair itu gimana hasil eksperimennya…..
    Demikian dulu, sampai ketemu…..

  5. 5

    muktiprayitno berkata,

    10 Februari, 2007 @ 2:19 pm

    Senang sekali ya, apabila kerja kita bermanfaat buat orang lain. Oh ya, Anda tinggal di mana mas zulfikar ?

    Kalo Anda punya artikel menarik baik itu buatan sendiri atau kopi paste ngga masalah, boleh juga tuh buat menambah bobot Blog ini.

    Pupuk organik ya…Sejauh ini, Saya baru menuji cobanya utk Cabe dan jeruk ciu, tapi utk pembibitan rambutan gagal total. Saya menyemai beberapa bibit rambutan…hasilnya ngga ada yg tumbuh satupun. Saya blm tau pasti kenapa ?

    Banjir juga menghalangi aktifitas berkebun, Minggu ini rencana Saya akan menanam Hasil Cangkokan Jambu air dan jeruk Pepaya. Senang sekali rasanya hasil karya yg berhasil.

    Saya tunggu urun artikel mengenai tabulampotnya…

    CU…

    Mari berkebun….

    Mukti

  6. 6

    ihwan berkata,

    8 Maret, 2007 @ 12:46 pm

    keren banget….,
    terimasi mas mau berbagi pengalaman….
    saya Ihwan dari lombok timur, jauh mas…..saya juga wong ndeso, dan tinggal di BTN sempit, hoby saya memang senang pada tanaman..baik bunga, bonsai maupun tanaman buah berpot…..oya mas…tolong di tambah koleksinya dilengkapi foto
    tanks

  7. 7

    shofar berkata,

    14 Maret, 2007 @ 9:13 pm

    salam kenal
    saya dari kalimantan tengah….bagus situs ini ber tema pertanian….saya mendukung…karena saya hobi bertanam juga….saya suka tanaman hias adenium, heliconia hibrid, anthurium, euporbia mili, saya berencana menjual tanaman hias di daerah saya….saya sekarang bersama teman teman juga sudah mengembangkan tanaman hias aseli hutan untuk dijual dijawa misalnya anggrek hutan macam2 dan nepenthes.
    semoga di situs ini dapat dijadikan ajang diskusi dan berbagi wawasan di anatara hobiis tanaman. terima kasih

  8. 8

    abdil berkata,

    19 April, 2007 @ 10:48 am

    Mas Mukti,

    Saya pengen banyak tau mengenai cabe organik.
    kalau ada info mengenai tanaman tersebut dengan senang hati saya terima masukannya.

    Makasih

  9. 9

    aabeben berkata,

    20 April, 2007 @ 10:43 am

    ngomong-ngomong dapat sumber dari mana atau referensinya. Apa sudah terbukti atau manjur ?

  10. 10

    yusrijal berkata,

    30 April, 2007 @ 8:16 am

    – saya sangat tertarik dengan Tabulampot.. saya berminat untuk mencobanya.. tapi harus mulai dari mana nihh..?
    minta sarannya ya?

    terima kasih

    yusrijal

  11. 11

    agung berkata,

    15 Mei, 2007 @ 12:29 pm

    mas mukti, salam kenal ya,…..
    saya lagi butuh foto tabulampot mangaa nih,..
    kalau mas mukti punya banyak,.boleh gak aku numpang motret di sana????

  12. 12

    Mira berkata,

    12 September, 2007 @ 9:52 am

    saya senang sekali baca blog Mas Mukti. Keep writing ya Mas.

  13. 13

    mustov berkata,

    20 September, 2007 @ 12:58 pm

    salam kenal mas mukti..
    saya juga cah ndeso…senang tanam-tanam…problemnya gak punya lahan…apalgi masih tinggal di rumah kontrakan (sewaktu-waktu bisa pindah)…shg tulisan mas mukti tentang tabulampot sangat menarik..& akan saya coba. selama ini saya udh melihara jamur tiram putih dalam plastik di samping dapur..alhamdulillah hasilnya lumayan buat sayuran…
    saya insya Allah akan menanam sayuran jenis lain spt sawi, cabe, bayam dll. punya pengalaman tentang bertanam sayur dalam pot (TaYurLamPot)? he he mirip ya dgn TaBuLamPot)…bagi pengalaman ya mas. trim…

  14. 14

    YDA Solo berkata,

    25 September, 2007 @ 12:18 am

    Ijin ngelink kang. Thanks

  15. 15

    iswarayoga berkata,

    1 Oktober, 2007 @ 2:04 pm

    situse uapik mas. Sampeyan wis tak link di situsku . kunjungi situsku yo.

  16. 16

    rudi anwar berkata,

    14 Nopember, 2007 @ 4:37 pm

    selamat sore mas…lam kenal dari saya.
    saya tertarik dgn artikel mas, kebetulan saya juga tinggal di perumahan gitu yang tanahnya ga luas, saya mau ikutan juga nanam pohon buah dalam pot. tolong bimbing saya mas.
    makasih mas mukti.

  17. 17

    zulfa berkata,

    22 Nopember, 2007 @ 1:59 pm

    Salam kenal mas… saya ini yo wong nDeso juga, mung kulo niki tinggale teng Lampung. mas tolong klo ada artikel mengenai teknologi tanaman pangan yang baru kirim ke email saya ya…hajidah@plasa.com Matur Kesuwon yo Mas Mukti….

  18. 18

    yudi berkata,

    19 Februari, 2008 @ 9:51 am

    saya sangat setuju, karena melihat keterbatasan lahan. cara bercocok tanam modern jadi pilihan yang tepat untuk saat ini. hanya yang perlu diperhatikan seberapa banyak unsur atau nutrisi yang dikandung oleh sayuran yang dipelihara menggunakan pot. thanks

  19. 19

    honje berkata,

    14 Maret, 2008 @ 1:56 am

    emmm….kayaknya ini blog menarik banget, salut dengan kreativitas mas mukti dalam menyiasati terbatasnya pekarangan rumah, dengan demikian berkebun dan memetik buah-buahan kesenangan keluarga bukan lagi kendala bagi masyarakat di kota…salam kenal mas

  20. 20

    danny berkata,

    10 April, 2008 @ 11:10 am

    sama, persis dan idem itu mungkin yang dapat saya katakan tentang lahan yang saya miliki dgn lahan yang mas sekarang tempati. di perumahan yang baru saya tempati 5 bulan yang lalu cuman tersisa lahan kosong seluas 5 x 3 itupun harus berbagi tempat dengan teras depan rumah.. wah bener bener butuh formula yang tepat untuk manfaatin lahan pas pasan ini, tp setelah liat blog ini ada deh inspirasi untuk memecahkan masalah tsb.. makasih atas info berharganya

  21. 21

    harry berkata,

    25 April, 2008 @ 12:45 pm

    salam knal aj…………..

    gni sy berminat nanam sayuran dipot.

    yg mau sy tanyakan media ap sj yg co2k untuk nanam tanaman bayam

    trimsss

  22. 22

    irma berkata,

    23 Mei, 2008 @ 1:20 pm

    Salam kenal mas mukti,

    Saya tertarik untuk mencoba bertanam dalam pot, tp saya gak tau harus mulai dari mana. bisa bantu mas?

  23. 23

    Suratman berkata,

    6 Juni, 2008 @ 5:29 pm

    Terima kasih untuk mas mukti….tulisannya sangat bermanfaat, semoga semakin berkembang dengan tema2 yg lebih luas dan variatif.

    Saya juga sangat tertarik untuk berkebun….tabulampot menjadi salah satu alternatif pilihan.

    Matu Suwun

  24. 24

    hohok berkata,

    17 Juni, 2008 @ 6:46 pm

    Problem untuk pertanian salah satunya adalah masalah bibit yang berkualitas. Barangkali panjenengan bisa memberi info ke saya dimana mendapatkan bibit buah yang kualitasnya terjamin. Atau barangkali diijinkan saya berminat untuk melihat koleksi tabulampotnya sekalian ngangsu kawruh

RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda