Rambutan SARAT BUAH MESKI DALAM POT

Dari Tabloid Nova, Kamis, 5 Januari 2007, 9:20 AM

Buah Rambutan Banyak orang enggan menanam tabulampot rambutan. Alasannya, susah berbuah. Padahal, jika tahu caranya, tabulampot rambutan pun bisa berbuah lebat, lho.

Tanaman buah dalam pot (tabulampot) kini sudah tak asing lagi bagi para pecinta tanaman. Aneka tanaman buah yang dulu hanya ditanam di halaman yang luas, kini banyak ditanam orang di dalam pot. Namun, sepertinya tak banyak orang yang melirik tabulampot rambutan. Kenapa?

Jujur diakui, tabulampot rambutan seringkali mogok berbuah, bahkan tak pernah berbuah sekali pun. Malah, mati sebelum berbuah. Padahal, tanaman rambutan dalam pot sebetulnya bisa menghasilkan buah, asal kita tahu rahasianya.

Rambutan (Nephellium lappaceum) berasal dari Malaysia dan Indonesia. Kerabat dekatnya antara lain leci (N. litchi) dan kepulasan (N. mutabile). Sentral tanaman rambutan tersebar di berbagai daerah, seperti Bogor, Subang, Bekasi, Purwakarta, Semarang, Banyumas, Purbalingga, Purworejo, Magelang, Jember, Blitar, dan Lumajang, Sleman, Bantul serta DKI Jakarta, khususnya di Pasar Minggu.

Di negeri kita banyak varietas rambutan, entah itu varietas lokal maupun varietas unggul. Untuk varietas lokal, sebut misalnya Aceh Gundul, Aceh Gula Batu, Aceh Gendut, Aceh Kuning, Aceh Padang Bulan, Aceh Garing, Aceh Pao Pao, Aceh Kering Manis, Simacan, Sitangkue, Sinyonya, Brahrang, Hape, dan sebagainya. Sedangkan yang unggul, sekurang-kurangnya ada 8 varie­tas, antara lain Rapiah, Lebak Bulus, Anta Lagi, Sibongkok, Sibatuk Ganal, Garuda, Nona, dan Binjai.

PILIH VARIETAS BINJAI

Pohon Rambutan Pertanyaannya, varietas mana yang akan kita pilih untuk ditanam dalam pot? Belajar dari pengalaman, ternyata varietas Binjai yang “cocok” ditanam dalam pot. Alasannya, lebih cepat berbuah dibandingkan varietas lain. Apalagi jika bibitnya berasal dari okulasi, yang bisa berbuah kurang dari setahun. Varietas Binjai juga memiliki keindahan tersendiri. Ia memiliki 4 – 5 cabang dan karena itu lebih rimbun. Buahnya juga ngelotok dan manis.

Biasanya, wadah tanam tabulampot adalah pot dari tanah liat. Ukurannya tergantung kondisi bibit yang hendak ditanam. Misalnya, untuk bibit setinggi 50 cm, bisa digunakan pot berdiameter 30 cm.

Namun, untuk tabulampot rambutan, sebaiknya gunakan wadah tanam berupa drum. Ukuran drum sebaiknya agak besar, sebab ukuran bibitnya juga agak besar. Sebagai pedoman, gunakan bibit rambutan Binjai setinggi 60 – 75 cm dengan diameter drum sekitar 50 – 60 cm. Drum ini harus diberi lubang-lubang kecil di bagian dasarnya, kemudian diberi ganjalan berupa batu bata atau batako, sehingga pembuangan air penyiraman lancar. Selama ini, banyak variasi media tanam untuk tabulampot.

Misalnya campuran tanah gembur, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 5 : 1 : 2. Ada juga campuran pupuk kandang, pasir, dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Ma sih ada lagi campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2, atau campuran sekam dan pasir dengan perbandingan 1 : 1.

Yang perlu diketahui, tabulampot sangat sensitif terhadap media tanam yang memadat, yang mengakibatkan daun cepat mengering lalu rontok. Oleh karena itu, disarankan menggunakan media tanam berupa pupuk kandang seluruhnya. Lebih baik lagi jika pupuk kandang tadi diberi insektisida Furadan 3 G sebanyak 100 gram per drum. Ini untuk mencegah serangan hama.

TAHAP-TAHAP MEMASUKKAN PUPUK KANDANG KE DRUM

Pertama, masukkan pecahan batu bata ke dasar drum hingga mencapai seperempat bagian drum.

* Di atas lapisan batu bata, isikan selapis ijuk atau humus atau
daun-daun kering.
* Masukkan pupuk kandang hingga mencapai 2 cm di bawah bibir
drum.
* Siram hingga cukup basah.

MOGOK BERBUAH?

Keluhan sering muncul ketika tabulampot rambutan tak mau berbuah lagi. Bahkan, seumur-umur hanya berbuah sekali dan setelah itu macet. Padahal, perawatan sudah dilakukan. Termasuk penyiraman dan pemupukan. Jika menghadapi problema seperti itu, jangan cepat-cepat putus asa! Tanaman masih bisa direkayasa, kok.

Caranya, keluarkan tanaman dari drum, amati kondisi fisiknya, lalu pangkas sebagian daunnya. Setelah itu, tanam langsung di tanah. Sementara itu, siapkan juga media tanam (pupuk kandang) yang baru. Bila sudah tampak tunas-tunas baru, pindahkan tanaman dari tanah lapang ke drum. Gampang kan ?

CARA MENANAM BIBIT DALAM POT

Siram media tanam dalam polybag, lalu sobek, dan keluarkan bibit bersama tanahnya. Bila akar, daun, dan cabang tampak panjang, sebaiknya dipangkas.

1. Gali media dalam drum membentuk lubang. Sesuaikan ukuran lubang dengan ukuran perakaran bibit rambutan.
2. Tambahkan pupuk NPK, dengan perbandingan 15 : 15 : 15, sebanyak 100 gram, lalu aduk-aduk hingga merata.
3. Masukkan bibit ke lubang dalam drum. Pelan-pelan, tekan tanah pada bagian pangkal bibit pelan-pelan.
4. Siram sampai cukup basah.
5. Untuk sementara waktu, beri tutup kantung plastik transparan dan
letakkan di tempat yang teduh. Jika sudah tumbuh tunas-tunas baru,
singkirkan tutup.

TIPS PERAWATAN

Faktor perawatan kerap diabaikan. Padahal, sangat penting dan kerap jadi kunci keberhasilan penanaman tabulampot rambutan.

Perawatan apa saja yang harus kita lakukan?
1. Penyiraman
Di musim kemarau, penyiraman sangat perlu. Jika memakai air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam, dan baru esoknya disiramkan. Namun, usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam. Genangan air bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar.

2.Penggemburan
Ingat, usahakan media tanam tidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan dengan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai merusak akarnya.

3.Pemupukan
Meski media tanam menggunakan pupuk kandang, pupuk organik masih diperlukan. Sampai umur 2 tahun, setiap 4 bulan, tambahkan NPK (15:15:15) sebanyak 25 gram per drum. Sejak umur 3 tahun dan seterusnya, setiap drum diberi 100 gram NPK (15:15:15). Caranya, benamkan pupuk NPK sedalam 10 cm, lalu siram hingga cukup basah.

4.Pemangkasan
Pemangkasan tabulampot rambutan di samping untuk membentuk habitus (kanopi) tanaman agar tampak pendek, juga agar cabang dan pertumbuhannya seimbang. Pemangkasan perdana dilakukan saat tanaman berumur kurang dari setahun, atau tinggi batang sekitar 75 – 100 cm dari permukaan drum. Cara pemangkasan adalah, untuk pemangkasan perdana, pilih 3 cabang primer. Bila panjang cabang primer mencapai 50 cm, pangkas ujungnya hingga tumbuh cabang-cabang sekunder. Pilih hanya tiga cabang sekunder per cabang primer. Selanjutnya, pangkas ujung cabang sekunder sampai tumbuh cabang tersier, dan pilih hanya tiga cabang tersier. Nah, dari ketiga cabang tersier inilah akan terjadi pembungaan dan pembuahan.

27 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    santosa berkata,

    Apakah komposisi di atas bisa diterapakan untuk semua tanaman buah dalam pot, thank’s

  2. 2

    Hengky berkata,

    Wah, website anda sangat berguna… contentnya bagus. Saya ada sedikit pertanyaan gimana ya kalo memindahkan tanaman buah ke pot?

    Terimakasih & salam kenal.

  3. 3

    ale berkata,

    makasih atas infonya…….dimana aku dpt kan bibit tabulampot yg unggul dan ada brp jenis….tertarik nih…

  4. 4

    Rosidah berkata,

    gimana caranya supaya cepat berbuah…!!

  5. 5

    kusuma prabawa berkata,

    wah saya sangat tertarik dengan tabulampot, dimana saya bisa dapatkan benih buah yang unggul dan cocok untuk tabulampot? saya tinggal di yogyakarta. makasih banyak kawans

  6. 6

    yadi berkata,

    terimakasih, saya sangat tertarik dengan tabulanpot, bagaimana cara mendapatkan bibit buah yg bagus kalau saya berada di kota MADIUN.

  7. 7

    yadi berkata,

    bisa tdk kalau buah delima merah di tanam di tabulampot, kalau bisa bagaimana cara dan perawatannya?.

  8. 8

    nafi berkata,

    kok g’ ada unsur2 dalam buah rambutan

  9. 9

    umi berkata,

    sy th tabulampot dari teman, dan sy sangat senang bisa dapet situs ini krn memang sy berminat untuk budidaya tabulampot.. mohon info-info yang kiranya bermanfaat utk pemula spt sy.. dan kl mau nyari bibit2 yang cocok utk tabulampot di mana yang bagus? sy tinggal di palu sulawesi tengah.. terima kasih banyak.

  10. 10

    anwar buyung berkata,

    trims atas infonya, gimana kalo bibit tabulampot tsb dari biji dari buah yg kita beli di pasar, berapa lama kira-kira pohon tsb akan besar ?

  11. 11

    widhi miharta berkata,

    trimakasih atas info diatas krn sangat membantu saya yg masih awam untuk menekuni dunia tanbulampot yang mulai saya pelajari, skrng saya sudah mempunyai berbagai macam tanbulampot. disini saya mau bertanya jenis buah apa yang perawatanya sangat mudah dan sarat berbuah kecuali jenis belimbing. trimakasih

  12. 12

    indri berkata,

    untuk kedalaman tanam yang terbaik bagi tanaman bawang?

  13. 13

    frits berkata,

    Saya memiliki beberapa tanbulampot dengan pot dari drum. Dengan kondisi lingkungan di daerah saya yang panas, permukaan luar dan dalam dari pot tersebut menjadi panas. Apa kondisi ini bisa merusak akar sehingga pohon menjadi terganggu pertumbuhannya ?? Usaha saya sementara ini dengan melapisi permukaan luar drum dengan bahan karton kardus bekas.
    Satu lagi, apakah pohon anggur juga dapat berbuah dengan baik bila ditanam dalam pot (bahan drum) ?
    Tks ya pak balasannya. Oh ya saya tinggal di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

  14. 15

    wiwied berkata,

    Bagus artikelnya …….saya mau belajar tanam buah dalam pot……tks

  15. 16

    Lisri berkata,

    Hi,
    Great artikel. Saya tertarik untuk menanam rambutan. Ini pertanyaan saya.
    Apakah rambutan bisa tumbuh di daerah dingin seperti di America? Juga apa bisa tanam hanya dengan biji dari rambutan?
    Thanks.
    Lisri Correll

  16. 17

    anis furqon faried berkata,

    TIPSNYA OKE BANGET…….

  17. 18

    ddef masivers berkata,

    baguuuuuzzzzzzzz bgt………..

  18. 19

    Agus Prayitno berkata,

    kalo tanaman jeruk purut cara merawatnya bagaimana
    tong dong informasinya

  19. 20

    Kristanto berkata,

    Terima kasih atas tips yang telah diberikan, lokasi saya berada di sby dan saya sdh mencoba tambulampot kelengkeng pingpong dan hasilnya lumayan bagus walaupun agak lama. dan sekarang baru mencoba rambutan… Mo bertanya, pupuk apakah yang cocok bagi tambulampot apabila setelah berbuah dan ingin berbuah lagi, dan apakah harus diganti media tanam ?? Terima kasih untuk jawabannya. Salam dari Surabaya

  20. 21

    sita berkata,

    bagus banget tips nya, pas banget dengan lokasi rumah sita yang tinggal di rmh bantuan Yayasan cINTA kASIH bUDHA tSUCI pAnte Riek aCEH, dengan lokasi yang sangat sempit jadi dengan adanya website dan tips ini aku mash bisa tetap cinta ma tanaman, tolong ya kirimin ke email aku cara memakaikan pupuk untuk “Tambulapot” jarak dengan batangnya dan tatacara yang bener g mana ya, THX bANGET

  21. 22

    Uchan AY. berkata,

    Nanam buah memang asyik, terutama buah rambutan. Tapi kenapa ya, anak kecil maem rambutan kok kebanyakan jadi batuk? Oya kalau nanam rambutan agar tumbuh bagus ini aku punya cara, sebelum di tanam, buka dulu polibagnya. Lalu potong akar yang melingkar dan potong akar setiap ujungnya 30%. Bandingkan dengan bibit rambutan yang langsung di tanam? Pertumbuhannya bagus yang dipotong akarnya setiap ujungnya. Met memcoba.

  22. 23

    Suwarsono Elisa berkata,

    Saya punya tanaman Blimbing. Tadinya saya tanam di tambulampot berbuah lebat, akan tetapi setelah saya pindah ke tanah langsung, sampai sekarang mogok berbuah.
    Gimana ya, biar blimbingku bisa berbuah lagi? Trims sekali, sarannya.

  23. 24

    Suwarsono Elisa berkata,

    Dimana ya ada bibit Blimbing Penang, karena di Trubus Surabaya tidak ada!
    Maklum saya punya darah tinggi, jadi buah yang aku sukai adalah Blimbing.
    Apalagi kalau, buah Blimbing hasil metik buah tanaman sendiri, rasanya nyaman sekali.
    Terima kasih atas informasinya.

  24. 25

    Suwarsono Elisa berkata,

    Aku punya tanaman mangga yang udah mulai berbunga, tapi kayaknya tidak begitu lebat bunganya. Pupuk apa yang cocok untuk merangsang tanaman mangga Arum manis agar berbunga lebat dan buahnya juga lebat pada musim mangga tahun ini.
    Dan kalau Manalagi Situbondo apa bisa, ditanam di tabulampot? Trims sarannya.

  25. 26

    Adam Budiansyah berkata,

    Artikel yang menarik, tabulampot bikin saya tertarik untuk melakoninya. . .
    Saya mau kasih saran artikelnya di perbanyak gambarnya ya…
    Biar mempermudah penangkapan pembaca tentang apa yang anda berikan…
    Terima Kasi. . .

  26. 27

    wahyu lesmana berkata,

    aq.baru akan memulainya, sudah tanam 2 bibit jambu air unggul, tinggal cari bibit rambutan binjai..,kan dekat dari medan. thx mas artikelnya.


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda